Asah Ekspresi Tanpa Kata, SDN 5 Rabangodu Utara Siapkan Delegasi Pantomim Menuju FLS3N
KOTA BIMA – Suasana ceria namun penuh konsentrasi terlihat di selasar SDN 5 Rabangodu Utara. Bukan sedang bermain, sejumlah siswa terpilih tengah asyik melatih kelenturan tubuh dan imajinasi dalam persiapan menghadapi seleksi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kota Bima tahun 2026, khususnya pada cabang lomba Pantomim.
Berbeda dengan seni tari, pantomim menuntut siswa untuk mampu bercerita melalui gerak tubuh dan mimik wajah tanpa sepatah kata pun. Tantangan inilah yang sedang dijawab oleh tim pembina SDN 5 Rabangodu Utara.
Untuk melahirkan penampil yang mumpuni, sekolah memercayakan proses pembinaan kepada dua pendidik yang dikenal telaten dan kreatif, yakni:
Nur Anita Sari, S.Pd.
Sumarni, S.Pd.
Di bawah arahan mereka, para siswa dilatih mulai dari teknik dasar body language, teknik fixed point (titik tumpu gerak), hingga cara menciptakan alur cerita yang menyentuh dan humoris melalui gerakan imajiner.
"Pantomim itu soal rasa dan imajinasi. Kami melatih anak-anak agar bisa 'menghadirkan' benda yang tidak ada menjadi nyata di mata penonton hanya melalui gerakan," ujar Ibu Nur Anita Sari di sela sesi latihan.
Pembinaan dilakukan secara intensif setiap sore hari. Ibu Sumarni menambahkan bahwa fokus utama saat ini adalah membangun kepercayaan diri siswa serta sinkronisasi gerak dengan musik latar yang akan digunakan saat lomba nanti.
Pihak SDN 5 Rabangodu Utara berharap, dengan bimbingan teknis yang matang ini, para delegasi pantomim sekolah mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di tingkat Kota Bima dan meraih tiket menuju tingkat provinsi.
Dukungan penuh dari orang tua siswa dan seluruh warga sekolah menjadi energi tambahan bagi para peserta untuk terus berlatih keras demi mengharumkan nama sekolah di ajang talenta bergengsi tersebut. Alam