"Jumpa Saksi": Inovasi SDN 5 Rabangodu Utara Wujudkan Lingkungan Sekolah Bersih, Indah, Sehat dan Asri

KOTA BIMA – Suasana pagi, Sabtu (11/04) di SDN 5 Rabangodu Utara, Kota Bima, tampak dengan kesibukan yang penuh semangat. Seluruh siswa, guru, hingga tenaga kependidikan kompak turun ke lapangan untuk melaksanakan program "Jumpa Saksi" (jemput sampah satu kresek satu siswa), sebuah inovasi pembiasaan yang kini menjadi identitas sekolah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Program ini bukan sekadar agenda bersih-bersih biasa, melainkan gerakan kolektif untuk menanamkan nilai karakter, tanggung jawab, dan cinta lingkungan kepada seluruh warga sekolah.

Dalam giat "Jumpa Saksi" kali ini, Kepala Sekolah bersama para guru tidak hanya memberikan instruksi, tetapi turut memegang sapu dan memungut sampah bersama para siswa. Pembagian zona kebersihan dilakukan secara merata, mulai dari halaman depan, taman sekolah, selokan, hingga area belakang kelas.

"Inovasi Jumpa Saksi ini lahir dari keinginan kami untuk membentuk ekosistem sekolah yang sehat. Kami ingin anak-anak terbiasa peka terhadap sampah di sekitarnya tanpa harus menunggu perintah. Jika lingkungannya bersih, proses belajar mengajar pun akan jauh lebih maksimal," ujar salah satu koordinator program.

Sejak program ini diintensifkan, perubahan signifikan mulai terlihat di SDN 5 Rabangodu Utara. Lingkungan sekolah kini tampak lebih hijau, rapi, dan bebas dari tumpukan sampah plastik. Selain itu, program ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara guru dan murid di luar jam kelas formal.

Beberapa poin utama dari kegiatan Jumpa Saksi:

  • Edukasi Pemilahan Sampah: Siswa diajarkan membedakan sampah organik dan anorganik.

  • Pemanfaatan Barang Bekas: Beberapa sampah plastik yang masih layak dikumpulkan untuk bahan prakarya di kelas.

  • Olahraga Ringan: Bergerak aktif saat membersihkan lingkungan dianggap sebagai bagian dari aktivitas fisik yang menyehatkan di pagi hari.