Wujudkan Generasi Unggul, Tim Penilai Sekolah Sehat Observasi Langsung SDN 5 Rabangodu Utara

KOTA BIMA – Langkah SDN 5 Rabangodu Utara dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas kembali diuji. Pada Sabtu,  04 April 2026, sekolah ini menerima kunjungan dari Tim Penilai Sekolah Sehat dan Bersih tingkat Kota Bima. Penilaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan seluruh satuan pendidikan memenuhi standar kesehatan dan kenyamanan bagi peserta didik.

Kegiatan penilaian ini bukan sekadar perlombaan, melainkan instrumen untuk memantau sejauh mana sekolah mampu mengimplementasikan budaya hidup bersih sebagai fondasi mencetak generasi emas yang unggul.

Tim penilai melakukan observasi mendalam yang mencakup berbagai aspek vital di sekolah. Beberapa poin utama yang menjadi fokus penilaian antara lain lingkungan fisik (Pemeriksaan kebersihan drainase, pengelolaan sampah, serta ketersediaan sarana sanitasi dan air bersih yang memadai). Kegiatan belajar (Memantau bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) diintegrasikan ke dalam aktivitas belajar mengajar di kelas).

Serta inovasi sekolah (Tim memberikan perhatian khusus pada program-program kreatif sekolah dalam menjaga kelestarian lingkungan, seperti pemanfaatan limbah dan penataan taman sekolah), inovasi sekolah yang menjadi program unggulan terkait lingkungan dan kesehatan serta pemanfaatan barang-barang bekas yaitu jumpa saksi setiap sabtu, karaso karama budaya pembiasaan mencuci tangan sebelum dan setelah kegiatan, sabar berkarya sarapan pagi bersama setiap rabu dan sakura (sampahku karyaku) pemanfaatan limbah sampah menjadi hasil karya yang bermanfaat.

Kegiatan ini sepenuhnya sejalan dengan moto Kota Bima saat ini, yaitu BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri). Dengan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman, diharapkan proses transfer ilmu dapat berjalan lebih maksimal karena didukung oleh suasana yang segar dan sehat.

Kepala SDN 5 Rabangodu Utara, Ibu Minarni, S.Pd.SD, menyampaikan bahwa persiapan untuk penilaian ini telah dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar saat ada kunjungan tim saja.

"Kami berkomitmen menjadikan kebersihan sebagai budaya, bukan sekadar beban menjelang penilaian. Jika lingkungan sekolah Bersih dan Sehat, maka siswa akan merasa Nyaman. Inilah kunci untuk melahirkan generasi unggul yang siap membangun Kota Bima ke depannya," pungkas Ibu Minarni.

Tim penilai mengapresiasi upaya SDN 5 Rabangodu Utara yang terus berbenah dan menunjukkan inovasi dalam pengelolaan lingkungan. Hasil dari penilaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah—mulai dari guru, staf, hingga siswa—untuk terus menjaga konsistensi dalam merawat sekolah.

Melalui sinergi antara kebijakan sekolah dan dukungan pemerintah melalui tim penilai, SDN 5 Rabangodu Utara optimis dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang asri sesuai dengan citra Kota Bima yang semakin membanggakan. Alam